Sakit dan Wafatnya Nabi ﷺ

Sekitar 3 bulan setelah Nabi  menunaikan haji wada’, beliau menderita sakit demam berat sehingga tak dapat mengimami shalat. Oleh Nabi SAW, Abu Bakar disuruh mengimami shalat umat Islam.

Demi meredakan perasaan cemas umat atas sakit Nabi, beliau minta dipapah Abbas bin Abdul Muthalib dan Ali bin Abi Thalib keluar menemui mereka. Nabi SAW duduk di mimbar pada anak tangga pertama. Umat Muslim yang terdiri dari Muhajirin dan Anshar mengerubuti beliau. Lalu beliau berpidato,”Wahai manusia! Saya dengar kalian cemas jika nabimu meninggal. Adakah nabi yang hidup selamanya? Kalau ada saya akan hidup selamanya. Saya akan menemui Allah dan kalian akan menyusulku.”

Nabi  mempercayakan Anshar kepada Muhajirin. Begitu pula sebaliknya. Tak berapa lama, Rasulullah wafat pada Senin, 13 Rabi’ul Awwal 11 H dalam usia 63 tahun.

Sebagian besar sahabat guncang jiwanya, termasuk Umar bin Khathab. Umar menenteng pedangnya seraya akan menebas leher orang yang menyatakan bahwa Rasulullah meninggal.

Ketika Abu Bakar mendengar berita tersebut, ia langsung menuju kediaman Rasulullah. Abu Bakar melihat Rasulullah telah terbujur dan ditutup wajahnya. Maka Abu Bakar membuka kain penutup wajah Rasul SAW sembari menciumnya dan berkata,”Alangkah baiknya engkau di waktu hidup dan mati. Andaikata engkau tidak melarang kami meratap, tentu kami akan meratap.”

Abu Bakar menuju di tengah umat guna menenangkan suasana duka seraya berseru,”Wahai manusia! Barangsiapa yang menyembah Muhammad, maka kini dia telah meninggal. Barangsiapa menyembah Allah, maka Dia Mahahidup dan tak akan mati. Lalu Abu Bakar membaca ayat suci Al-Qur’an Surat Ali Imran: 144.

Muhammad hanyalah seorang Rasul yang didahului rasul-rasul. Andaikata dia mati atau terbunuh, apakah lantas kalian murtad? Barangsiapa murtad, ia tak akan memberikan bahaya sedikitpun atas Allah.

Setelah mendengar ayat tersebut dibaca Abu Bakar, Umar pun sadar. Nabi dishalatkan dan dimakamkan di tempat beliau wafat.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.