Prinsip Dakwah

Mengajak orang lain untuk menuju ridla Allah SWT adalah kewajiban setiap orang Mukmin. Prinsip dakwah kepada orang awam sebagaimana perintah Allah:

1) Dengan cara bijaksana dan nasehat yang bagus.

Serulah ke jalan Tuhanmu dengan hikmah dan nasehat yang bagus dan berilah argumen kepada mereka dengan cara paling bagus. (QS An-Nahl: 125).

2) Tidak meminta upah kepada orang yang didakwahi. Firman-Nya:

Dan aku tidak meminta upah kepada kalian atas dakwah ini. Upahku hanya atas tanggungan Tuhan Pemelihara semesta alam. (QS. As-Syu’ara: 109).

3) Mempermudah urusan orang lain dan menyampaikan kabar gembira kepadanya. Misalnya, memeluk Islam amat mudah. Cukup membaca syahadat, berarti sudah menjadi seorang Muslim. Orang yang hanya membaca syahadat bisa masuk surga jika dia belum mengetahui kewajiban syariat sesudahnya, shalat.

Syahadat ada dua, yaitu syahadat Tauhid dan syahadat kerasulan. Dua kalimat syahadat ini satu kesatuan. Orang yang mengesakan Allah, pasti harus diiringi mengikuti ajaran Rasul-Nya. Termasuk perintah Rasul adalah mengikuti sahabat-sahabatnya yang bagus, terutama khulafaurrasyidin.

Setelah tahap tersebut berhasil dilewati, barulah memberi tahu kepada orang yang didakwahi bahwa Allah membebankan beberapa kewajiban kepadanya. Yaitu shalat. Makna shalat harus dijelaskan kepada orang yang didakwahi, seperti takbir, ruku’, sujud, i’tidal dan duduk.

Takbir berarti menanamkan ke dalam jiwa bahwa hanya Allah yang Mahabesar. Dengan demikian muncul keberanian untuk berpegang pada ajaran-Nya sebagaimana yang dibawakan Rasul. Tak peduli cacian orang lain. Yang penting Allah ridha.

Ruku’ memiliki makna bahwa hamba yang sedang menjalankan shalat harus malu akan dosa-dosanya di hadapan Allah.  I’tidal, bermakna keseimbangan dan keadilan berdasar kekuasaan-Nya. Sujud bermakna mematikan nafsu. Mahatinggi Allah. Duduk artinya berharap akan ampunan dari-Nya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s