Antara Hijrah dan Negara

Kronologi Hijrah Nabi Muhammad SAW

Sepeninggal Khadijah dan Abu Thalib, gangguan kaum Quraisy terhadap dakwah Islam kian menjadi-jadi. Berbagai teror fisik yang dialami Rasul telah berlangsung, seperti cekikan atas beliau, pelemparan kotoran unta dan ranjau-ranjau duri di jalan yang akan beliau lewati. Di Thaif Rasul dilempari dengan batu. Nabi SAW tidak berputus asa di tengah kesulitan. Beliau mengadukan kedaaan semacam itu kepada Allah.

Ya Tuhanku, aku tiada mempedulikan kesulitan-kesulitan selama Engkau tidak marah kepadaku.

Nabi SAW pantang surut semangat dalam menyiarkan agama-Nya. Ditemuilah rombongan-rombongan jamaah haji yang berasal dari pelosok tanah Arab. Beliau memperkenalkan diri dan agama-Nya kepada rombongan-rombongan itu. Kaum Quraisy pun memperingatkan kepada rombongan haji, agar tidak tertipu oleh propaganda Muhammad yang membawakan agama baru. “Muhammad orang gila, tukang sihir…” kata kaum Quraisy. Baca lebih lanjut

Iklan

Ujian Hidup (1)

Tujuan Allah SWT menjadikan hidup dan mati adalah untuk menguji manusia. Siapa di antara mereka yang paling bagus amalannya ketika hidup di dunia.  Allah telah memberikan petunjuk kepada manusia dalam beramal, yaitu berupa kitab suci yang diwahyukan kepada para Rasul-Nya. Ada orang yang mau memakai petunjuk-Nya, ada pula yang menolaknya.

Tiap umat pasti ada Rasul atau pemberi peringatan, seperti Nabi Musa diutus untuk umat Bani Israil. Demikian juga Nabi Isa as. Sekarang zaman Nabi Muhammad SAW. Ujian dari Allah yang terberat dialami para nabi dan rasul. Para wali-Nya menempati ujian terberat setelah nabi dan rasul. Hal ini sesuai dengan tugas yang mereka emban. Rasul mengemban tugas paling berat, yaitu mengeluarkan kehidupan umat dari kegelapan menuju cahaya petunjuk Allah. Sedang para wali-Nya meneruskan risalah rasul. Baca lebih lanjut

Prinsip Dakwah

Mengajak orang lain untuk menuju ridla Allah SWT adalah kewajiban setiap orang Mukmin. Prinsip dakwah kepada orang awam sebagaimana perintah Allah:

1) Dengan cara bijaksana dan nasehat yang bagus.

Serulah ke jalan Tuhanmu dengan hikmah dan nasehat yang bagus dan berilah argumen kepada mereka dengan cara paling bagus. (QS An-Nahl: 125). Baca lebih lanjut

Mengontrol Amarah

Zikir adalah amal yang baik dilakukan di setiap kesempatan dan kondisi. Akan tetapi dalam kondisi tertentu, berzikir sangat dianjurkan dan ditekankan. Dalam kondisi tersebut, seorang mukmin diimbau untuk segera berzikir, mengingat Allah Swt untuk menghindari kekhilafan.

 Saat Penting untuk Berzikir:

1. Ketika marah.

2. Ketika dalam perbincangan tidak berguna.

3. Ketika berada di tengah-tengah orang yang khilaf.

4. Ketika sendiri.

5. Ketika beradapan dengan musuh.

6. Ketika berada di pasar.

7. Sebelum melakukan segala perbuatan.

8. Ketika sangat dekat dengan dosa.

9. Ketika merasa was-was akibat godaan setan dan hawa nafsu.

10. Sebelum menjatuhkan keputusan.

 Masing-masing kondisi tersebut adalah saat-saat paling penting bagi setiap mukmin untuk berzikir dan penjelasannya sebagai berikut. Baca lebih lanjut

Bismillahirrohmanirrohim

Bismillahirrohmanirrohim merupakan ayat tersendiri dari Surat Al-Fatihah. Demikian pendapat ulama yang kuat. Sebagian besar ulama mengucapkan lafal kalimat tersebut dalam shalat. Makna lafal kalimat tersebut adalah:

Dengan nama Allah semata, yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Lafal kalimat ini mengandung kalimat Tauhid, tiada tuhan selain Allah.

Ayat-ayat Al-Qur’an pertama yang diturunkan kepada Rasulullah SAW mengandung makna tersebut. Bacalah dengan nama Tuhanmu yang telah menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, demi Tuhanmu yang Mahamulia. Yang telah mengajar dengan pena. Yang mengajari manusia apa yang belum dia ketahui. (Al-‘Alaq: 1-5)

Bismillah untuk memulai perbuatan

Segala perbuatan yang tidak dimulai dengan bismillah, maka ia tidak berkah.